4 Etika - Aturan Tidak Tertulis Bagi Pria Dalam Menggunakan Jam Tangan


Sebagai aksesori, fungsi jam tangan bukan hanya sebagai penunjuk waktu tapi juga untuk menunjukkan identitas dan gaya. Nah, bicara soal gaya, selalu ada etika atau aturan tidak tertulis yang sebaiknya tidak dilanggar oleh para pria. Termasuk saat memakai atau menggunakan jam tangan.

Etika menggunakan jam tangan bagi pria

Berikut adalah beberapa etika atau aturan tak tertulis bagi pria dalam menggunakan jam tangan. Sederhana namun vital.

#1. Setelan strap jangan terlalu ketat, jangan pula terlalu longgar 

Sesuaikan setelan tali jam tangan sedemikian rupa sehingga pas / sempurna dengan pergelangan tangan Anda.

Jika terlalu ketat, rasanya pasti tidak nyaman. Jika tangan berkeringat kulit akan gatal. Kadang-kadang malahan bagian crown (mahkota) akan menekan punggung tangan Anda. Pergelangan tangan seperti dicekik oleh jam tangan dan meninggalkan bekas di kulit.

Di sisi lain, jika setelan tali jam tangan terlalu longgar maka akan terlihat aneh. Kesannya seperti wanita mengenakan gelang longgar. Padahal buat pria jam tangan setidaknya digunakan untuk menunjukkan sisi maskulin, seperti lebih kuat, hebat dan berani. Jadi jangan memperlakukan jam tangan seperti layaknya gelang wanita.

#2. Gunakan jam tangan di pergelangan tangan yang tidak dominan 

Tangan dominan adalah tangan yang paling sering kita gunakan dalam beraktifitas. Sebagian besar dari kita memiliki tangan yang dominan kanan. Sedangkan untuk orang kidal, tangan yang dominan adalah tangan kiri.

Nah gunakan jam tangan di pergelangan tangan yang tidak dominan. Tujuannya untuk meminimalkan gesekan atau benturan dengan benda lain. Dengan demikian jam tangan lebih terjaga dari goresan, retak dll.

Jika Anda tetap memutuskan untuk memakai jam di tangan yang dominan, maka satu-satunya cara menghindari goresan pada jam tangan adalah membatasi gerakan tangan / lengan Anda. Sesuatu yang bukan hanya tak nyaman tapi juga membuat Anda terlihat kikuk dan tersiksa.

#3. Bijaklah dalam mengecek jam tangan

Fungsi jam tangan yang utama adalah sebagai penunjuk waktu. Benar. Tapi secara etika, itu bukan berarti Anda bebas memeriksanya kapan dan di mana saja. Sebab masalah ini bisa sangat sensitif.

Misalnya, jangan sering-sering memeriksa jam tangan ketika Anda sedang berbicara dengan seseorang atau saat kencan. Karena itu artinya Anda sedang buru-buru atau ingin segera pergi.

Jika Anda benar-benar perlu mengetahui waktu, cobalah untuk melihatnya secara sembunyi-sembunyi. Lagi pula jam tangan pria itu ‘kan ukurannya tidak kecil, jadi Anda dapat dengan mudah melihatnya dari sudut manapun.

#4. Jangan pernah menyentuh jam tangan yang dipakai orang lain 

Setiap orang punya sikap berbeda-beda jika jam yang dikenakannya disentuh orang lain. Ada yang biasa saja, ada yang tidak suka, ada juga yang merasa risih dan terganggu. Yang terbaik adalah menghormati sikapnya. Dari pada menyentuh langsung jam tangan orang lain, lebih baik bertanya “maaf jam berapa ?”, jika ingin mengetahui waktu.

Itulah beberapa etika atau aturan tidak tertulis bagi para pria soal jam tangan. Terkadang kita memang menggunakan jam tangan bukan hanya agar berguna dan nyaman, tapi juga untuk menciptakan kesan yang baik di mata orang lain.

0 Response to "4 Etika - Aturan Tidak Tertulis Bagi Pria Dalam Menggunakan Jam Tangan "

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *